TUMBUHAN YANG ADA DI GUNUNG CIREMAI
Gunung Ciremai memiliki keanekaragaman tumbuhan yang sangat kaya karena berada di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dengan berbagai zona ketinggian (hutan bawah, montana, hingga sub-alpin). Berikut beberapa tumbuhan yang banyak ditemukan:
🌿 1. Tumbuhan Hutan Tropis Bawah (±500–1.500 mdpl)
Di ketinggian ini hutannya masih lebat dan lembap.
Contohnya:
-
Pohon Rasamala – kayunya harum, khas hutan Jawa Barat
-
Puspa (Schima wallichii)
-
Saninten / Castanopsis
-
Ki Hujan
-
Ki Sereh
-
Beringin hutan
-
Rotan (berbagai jenis)
🌳 2. Hutan Pegunungan / Montana (±1.500–2.400 mdpl)
Zona ini sering ditemui pendaki saat menanjak ke atas.
Contohnya:
-
Cantigi Gunung (Vaccinium varingiaefolium)
-
Jamuju (sejenis cemara gunung / Podocarpus)
-
Pasang (Lithocarpus / Quercus kerabat oak)
-
Pohon Edelweiss Jawa mulai muncul di batas atas
-
Kemlandingan gunung
🌼 3. Zona Sub-Alpin (±2.400 mdpl – Puncak)
Vegetasi lebih pendek karena suhu dingin & angin kencang.
Contohnya:
-
Edelweiss Jawa (Anaphalis javanica) – bunga abadi
-
Cantigi merah – dominan di area puncak
-
Alang-alang gunung
-
Rumput edel dan semak belukar
🌺 4. Anggrek & Tanaman Epifit
Karena lembap, banyak tumbuhan menempel di batang pohon.
Contohnya:
-
Anggrek hutan liar (berbagai spesies)
-
Paku tanduk rusa
-
Paku sarang burung
-
Lumut & lumut kerak
-
Bromelia hutan
🌱 5. Tumbuhan Endemik & Khas
Beberapa tumbuhan menjadi ciri khas Ciremai:
-
Cantigi → paling ikonik di jalur pendakian
-
Edelweiss Jawa → dilindungi, tidak boleh dipetik
-
Ceremai hutan → diyakini asal nama Gunung Ciremai
-
Jamuju → konifer langka di Jawa
Fakta Menarik 🌄
-
Vegetasi berubah drastis tiap naik ±500 mdpl.
-
Edelweiss di Ciremai termasuk yang tumbuh luas di Jawa Barat.
-
Cantigi sering dimakan buahnya oleh pendaki (rasanya asam-manis).
-
Hutan Ciremai jadi habitat penting satwa langka karena vegetasinya masih terjaga.
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar